WORKSHOP KURIKULUM LEVEL KKNI PROGRAM STUDI TADRIS IPA DAN TADRIS MATEMATIKA FTIK IAIN PALU

Pembukaan Workshop Kurikulum Level KKNI Program Studi Tadris IPA dan Tadris Matematika FTIK oleh Rektor IAIN

Palu, 13 Juli 2019. Tadris IPA dan Tadris Matematika sebagai program studi baru di bawah naungan FTIK IAIN Palu terus berupaya membenahi diri untuk menghasilkan lulusan yang unggul dan mampu bersaing dengan lulusan dari perguruan tinggi lain baik PTN maupun PTKIN. Salah satunya dengan mengadakan workshop untuk menyusun kurikulum level KKNI di kedua prodi tersebut. Workshop dilaksanakan selama 2 hari di Swiss-Belhotel Silae Palu. Dari 34 peserta, 14 orang diantaranya berasal dari perwakilan guru IPA dan matematika SMP/MTs serta SMA/MA dalam lingkup kota Palu.

Bapak Dr. Mohamad Idhan, S.Ag., M.Ag. sebagai Dekan FTIK IAIN Palu dalam sambutannya berharap Tadris IPA dan Tadris matematika dapat menjadi keunggulan dan kebanggaan IAIN Palu khususnya Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Selain itu, kedua prodi tersebut dapat menjadi penunjang peningkatan mahasiswa baru. “Kita berharap kedua prodi ini mendapat peminat yang banyak dari masyarakat sehingga bersedia untuk memilih IAIN Palu dalam menempuh jenjang pendidikan perguruan tinggi katanya”paparnya.

Workshop yang dibuka langsung oleh Rektor IAIN Palu Bapak Prof. Dr. H. Sagaf S. Pettalongi, M.Pd. Rektor IAIN Palu mengemukakan bahwa dalam pengembangan program studi khususnya di PTKIN tidak meninggalkan ciri khas berupa integrasi keilmuan. Semua program studi yang ada harus terintegrasi dengan ilmu-ilmu agama. Rektor juga memaparkan bahwa pengembangan prodi Tadris IPA dan Tadris Matematika telah melalui kajian kesesuaian dengan kebutuhan masyarakat, serta kebutuhan perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan globalisasi.

Selesai pembukaan, workshop dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Bapak Dr. Muh. Rizal, M.Si. dan Bapak Dr. Kasmudin Mustapa, M.Pd. Kedua pemateri menekankan pentingnya kurikulum level KKNI sehingga lulusan kampus yang ada di Sulawesi sama dengan kampus yang ada di Jawa ataupun daerah lain di Indonesia. KKNI diharapkan mengurangi kesenjangan tingkat pendidikan antara indonesia bagian barat dan indonesia bagian timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *